Friday , 22 September 2017
iden
Home » berita » Perusahaan Singapura Siapkan Rp 1 T Bangun Pusat Peristirahatan Lansia

Perusahaan Singapura Siapkan Rp 1 T Bangun Pusat Peristirahatan Lansia

Jakarta – Borderless Healthcare Group Inc, perusahaan divisi Real Estate Group Healthcare Borderless yang bermarkas di Singapura berencana untuk membangun pusat peristirahatan untuk generasi perak alias lansia di Indonesia.

Jumlah dana yang akan ditanam perusahaan tersebut mencapai hampir Rp 1 triliun. Pusat layanan kesehatan ini nantinya akan banyak memberikan layanan untuk para lansia dan generasi perak berkocek tebal yang selama ini selalu berobat ke berbagai negeri.
“Sebagai tahap awal, Kami sudah survey ke beberapa tempat di Indonesia seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Lombok dan Bali yang memenuhi syarat sebagai tempat pemulihan dan istirahat bagi para penduduk usia lanjut berbagai negara,” kata Pimpinan dari Borderless Healthcare Group, Wei Siang Yu dalam siaran persnya, Jumat (22/3/2013).

Meningkatnya penduduk usia diatas 60 tahun (lansia), sambung Wei menciptakan industri baru bagi Indonesia. Manajemen BH Worldcare optimistis, bila digarap dengan layanan terintegrasi dan berteknolgi tinggi, RI akan menjadi tempat eksotik bagi penduduk lansia berkantung tebal di dunia maupun regional untuk melakukan perawatan dan pemulihan kesehatan.

Hal ini terkait dengan sejumlah faktor seperti keramahan penduduk, banyaknya kawasan eko-wisata di Indonesia, menjamurnya pengobatan ala herbal dan SPA serta masih tingginya budaya penghormatan terhadap orangtua.

Wei menambahkan, dengan posisi ekonomi Indonesia yang berpotensi tinggi seperti itu di dunia bersama China dan India, maka pembangunan industri pelayanan kesehatan global dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kondisi ini akan menjadi dasar yang kuat di tahun 2020 saat Indonesia mulai mengalami peningkatan jumlah penduduk generasi perak.

Saat ini, Indonesia adalah pasar layanan kesehatan terbesar di Asia Tenggara yang saat ini dikelilingi oleh negara-negara tetangga seperti Singapura dan Australia yang sudah terlebih dahulu mengalami ledakan penduduk usia lansia.

Sesuai dengan perkembangan globalisasi, maka pelayanan kesehatan akan menjadi borderless melewati batas-batas wilayah sebuah Negara. Melalui kemajuan teknologi dan inovasi, maka Indonesia akan menjadi tujuan wisata kesehatan dunia dimana industri SPA, layanan kesehatan, dan industri jamu dipadukan dengan teknologi akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk menikmati Indonesia.

Wei yakin, dengan keunikan Indonesia maka akan mengundang para penduduk usia lanjut untuk menikmati tempat peristirahatan atau wisata medis di Indonesia, terutama wisatawan dari negara-negara Eropa, China, Jepang, Korea, Hongkong, Taiwan dan Singapura.

“Nantinya layanan kesehatan ini akan dilayani oleh dokter-dokter kelas dunia dari AS, Jepang, Korea, Singapura dan Eropa serta akan bekerja sama dengan dokter lokal. Layanan kombinasi ini diharapkan akan menjadi cara untuk memberdayakan dokter lokal sekaligus perawat lokal yang akan memperoleh pelatihan ketrampilan,” tutup Wei.

About ri9ap

Check Also

Focus Group Discussion (FGD): pembahasan isu-isu KESEJAHTERAAN lanjut usia.

Dalam rangka serangkaian kegiatan persiapan dialog kebijakan atau Policy Dialogue Roundtable (PDRT) mengenai penduduk lanjut …